penyebab mata silinder
![]() |
| www.matasilinder.com |
Mata silinder atau dalam dunia medis disebut Astigmatic-Eye adalah sebuah gangguan mata yang mana kondisi lensa mata ataupun kornea mata membentuk suatu lengkungan yang tidak sama. mata silinder adalah keadaan lensa mata yang tidak seperti pada umumnya, sehingga menyebabkan ketidakmampuan mata untuk melihat objek dengan benar. Akibatnya, objek akan terlihat kabur, buram dan tidak jelas. Berikut adalah beberapa faktor penyebab mata silinder yang umum ditemui.
1. Fator Genetic Atau Keturunan
Faktor genetic merupakan salah satu
penyebab mata silinder pada seseorang. Pada umumnya,
kemungkinan besar penyebab mata silinder akibat faktor genetic
bisa mencapai diatas 1,5 diopter (1,5 cm). Seseorang yang mengalami mata
silinder, akan cenderung meningkatkan resiko terkena kelainan kondisi mata yang
sama pada keturunannya.
2. Radiasi Cahaya
Tanpa sadar kita sering memforsir
mata lebih dari batas kemampuannya. Terlalu sering menggunakan mata secara
berlebihan dan kurang istirahat bisa menjadi salah satu faktor awal penyebab
mata silinder. Radiasi cahaya yang ditimbulkan dari cahaya monitor
komputer, TV, membaca dalam kondisi terlalu gelap atau terlalu terang sangat
berbahaya untuk mata. Selain itu, membaca sambil tiduran ataupun terlalu sering
begadang menyebabkan kondisi mata menurun dan dapat memicu mata silinder.
3. Kekurangan Asupan Vitamin
Terpenuhinya vitamin membuat
kondisi tubuh selalu prima dan segar, begitu pun vitamin untuk mata. Asupan
nutrisi, protein dan lemak yang cukup sangat penting bagi kesehatan kornea
mata. Umumnya, penyebab mata silinder adalah karena kekurangan
asupan vitamin A, membaca sambil tiduran, ataupun menonton TV terlalu dekat.
Selain kekurangan vitamin, kebiasaan menggunakan mata dengan salah (membaca
sambil tiduran) juga merupakan faktor besar penyebab mata silinder.
4. Pasca Operasi Mata
Operasi mata dapat menjadi salah
satu penyebab mata silinder. Mata silinder terjadi karena
bentuk kornea mata yang berubah dari bentuk awal yang cembung sempurna. Hal ini
bisa diakibatkan oleh proses yang terjadi saat seseorang melakukan operasi
mata. Bisa jadi saat proses operasi dilakukan, benda atau alat medis yang
digunakan dapat merubah sedikit bentuk kornea mata. Hal ini banyak terjadi pada
kasus seseorang yang melakukan operasi mata akibat katarak ataupun jenis
operasi mata lainnya.
5. Infeksi Mata
Selain operasi mata, penyebab
mata silinder lain adalah infeksi mata. Infeksi pada mata dapat
disebabkan karena adanya bakteri atau virus pada mata. Infeksi pada mata ini
juga memicu sakit mata yang mengakibatkan jaringan parut kornea mata dan
berakibat mata silinder. Untuk menghindari hal tersebut, sering-seringlah
memeriksakan kondisi kesehatan mata apalagi saat mengalami infeksi. Penanganan
yang cepat dan tepat oleh ahlinya dapat mengurangi kemungkinan infeksi yang
dapat mengakibatkan mata silinder
6. Pembengkakan Atau Penipisan Kornea Mata
Faktor penyebab mata
silinder selanjutnya adalah terjadinya pembengkakan ataupun penipisan
pada kornea mata. Kondisi ini disebabkan oleh kornea mata yang tidak lagi
cembung sempurna setelah terjadi pembengkakan atau penipisan. Jika hal ini
terjadi, segera periksakan kondisi mata pada dokter dan menjalani pengobatan
untuk mengurangi kemungkinan buruk.
7. Masalah Pada Kelopak Mata
Terlalu sering menggosok kelopak
mata karena iritasi ataupun cidera bisa berakibat pada perubahan bentuk kornea
mata. Hal sepele yang tanpa sadar sering dilakukan ini bisa berakibat fatal.
Saat menggosok kelopak mata terlalu keras, bisa menyebabkan perubahan pada
kornea mata. Jika terjadi berlarut-larut dan dibiarkan, maka kemungkinan
mengalami mata silinder lebih besar.
8. Pengobatan Untuk Mata Silinder
Penyebab mata silinder yang tidak tertangani bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan pada
mata akibat penglihatan yang semakin buruk. Beberapa cara berikut dapat
dilakukan untuk mengurangi dampak dari mata silinder. Yaitu memakai kacamata
khusus penderita mata silinder, memakai lensa kontak khusus penderita mata
silinder, operasi LASIK (prosedur operasi dengan cara membuka lapisan permukaan
kornea mata menggunakan keratom, kemudian merubahan bentuk lapisan kornea mata
menggunakan laser kemudian ditutup kembali). Dan operasi LASEK (prosedur
operasi hamper sama dengan operasi plastik, hanya saja lapisan permukaan kornea
(flap) yang dibuka dibuat lebih tipis).

0 Response to "penyebab mata silinder "
Post a Comment